Kepala Pemerintahan Diingatkan Penuhi Janji Politik

Monday, October 23rd 2017. | News

 

 

BERITA INTERNET -Perhelatan politik 2018 hingga 2019 kian dekat. Metode dan proses pemilihan yang akan dilaksanakan secara serentak penuh dengan dinamika, sehingga diharapkan semua kepala pemerintahan seperti gubernur, bupati/walikota diingatkan merealisasikan dan memenuhi janji-janji politiknya kepada masyarakat.

“Setiap kepala pemerintahan kita, setiap kepala daerah, dihadapkan pada persoalan politik. Setiap kepala daerah diuji dan ditagih janji-janji kampanyenya. Maka penuhilah janji-janji politik itu kepada masyarakat,” tutur Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta akhir pekan lalu.

Politisi PDIP itu mengatakan, partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 dan Pemilu serentak 2019 juga sangat dipengaruhi oleh pembuktian janji-janji kepala daerah pada Pemilu lalu.

“Partisipasi pemilih kita meningkat dari tahun ke tahun. Pemilu lalu, partisipasi pemilih mencapai 78 persen. Untuk Pemilu ke depan, kita terus berusaha agar meningkat lagi paritisipasinya,” ujar mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu.

Dia percaya, saat ini Indonesia juga masih dalam proses konsolidasi demokrasi. Setiap konsolidasi demokrasi, maka diperlukan pembuktian yang nyata bagi masyarakat.

Dikatakan Tjahjo, pada saat kampanye, setiap pasangan calon mengkampanyekan konsep, gagasan dan program-programnya. Maka, setelah terpilih, haruslah dibuktikan dengan memenuhi setiap janji-janji itu kepada masyarakat.

“Janji Presiden saja sudah diatur, ada jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Semua itu sudah diatur sedemikian rupa. Dan itu semua diwujudkan,’ katanya.

Sampai saat ini, lanjut dia, persoalan yang paling mendasar di Indonesia masih seputar pemenuhan kebutuhan dasar, yakni kebutuhan pangan, sandang dan papan. Untuk kebutuhan pangan dan sandang secara nasional, menurut Tjahjo, masih bisa diatasi dengan baik.

“Paling untuk kebutuhan papan, yakni perumahan, ini masih terus berproses. Makanya ada Program Nawacita, yaitu program 1 juta rumah. para buruh, wartawan, pekerja masih kesulitan memiliki rumah sendiri. Juga perwujudan pembangunan infrastruktur, tol laut, keterhubungan dari Sabang sampai Merauke sedang dikebut. Boss saya, Pak Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dalam 4 tahun pertama semua itu harus sudah selesai. Dan, tahun depan harus sudah selesai semua,” urainya.

Karena itulah, Tjahjo mengingatkan, sedangkan Presiden saja harus memenuhi janji-janji politiknya, maka hal yang sama juga harus dilakukan oleh setiap kepala daerah, hingga ke tingkat desa.

“Janji itu wajib dipenuhi. Maka janji politik Gubernur, Walikota, Bupati hingga ke desa-desa, ya harus dipenuhi,” ujarnya.

Persoalan lainnya, seperti pemberantasan korupsi, juga sedang ditangani. Menurut Tjahjo, kinerja birokrasi yang cepat adalah salah satu solusi yang efektif dalam memenuhi janji-janji politik.

“Kalau soal korupsi, ada lima titik yang rawan dan menurut KPK itu sudah dipetakan dan dipantau semua. Yaitu, sejak perencanaan anggaran, sektor retribusi, persoalan hibah atau pemberian, belanja rutin pemerintahan dan urusan jual beli jabatan. Termasuk ada 60 triliun dana desa yang sangat am,at perlu diawasi dan menjadi sumber korupsi. Itu sudah dipetakan,” ungkap Tjahjo.

Sedangkan untuk ketenaga kerjaan, Tjahjo menyampaikan, program pembangunan yang dilaksanakan seharusnya menyerap tenaga kerja Indonesia lebih banyak.

“Program padat karya bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujarnya.[chit]

tags: , , , , , , ,

Related For Kepala Pemerintahan Diingatkan Penuhi Janji Politik